You are here: Home > Artikel > Makanan Sehat Untuk Jantung

Makanan Sehat Untuk Jantung

 

Makanan Sehat Untuk Jantung

Makanan Sehat Untuk Jantung

 

Penyakit jantung? Pastinya sangat menakutkan. Gejala ringan saja sangat menganggu bagi penderita. Kolesterol, ’si biang keladi’ penyakit ini pun lantas menjadi musuh. Bila dokter sudah memberi vonis penyakit jantung, alhasil, ’si tertuduh’ sumber kolesterol dikontrol habis-habisan.

Mengenali makanan dan minuman yang akan dikonsumsi, dapat membantu memilih makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Jika dapat mengenali makanan dan kandungan di dalamnya dengan baik, tak perlu lagi kuatir bila hendak makan atau minum. Meskipun mengalami gangguan jantung, makanan lezat tetap bisa disantap.

Seseorang yang menderita gangguan jantung disyaratkan mampu mengatur asupan nutrisi untuk menghindari penyumbatan pembuluh darah dan mencegah komplikasi. Selain untuk menghindari komplikasi, diet jantung sehat juga dapat dilakukan. Pengaturan konsumsi makanan, mutlak diperlukan untuk mengontrol kadar kolesterol dan lemak yang seimbang. Pengaturan makanan difokuskan untuk menurunkan kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein, atau yang sering disebut lemak jenuh) dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein, atau sering disebut dengan lemak tak jenuh).

Satu aksi dua manfaat. Diet jantung sehat tak hanya menjaga kesehatan jantung, namun juga dapat membantu menurunkan gula darah, tekanan darah dan berat badan tentunya.

 

Jadi apakah yang sebaiknya dikonsumsi?

Serat larut

Banyak terdapat pada beras merah, roti gandum, buah-buahan yang dikonsumsi bersama kulitnya seperti; pir, jambu biji dan apel; kacang-kacangan dan polong-polongan seperti kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah berkulit ari. Serat larut dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengikat kolesterol jahat.

Folat

Asam folat merupakan salah satu dari beberapa jenis Vitamin B yang sangat penting bagi tubuh. Asam folat berfungsi sebagai kofaktor enzim dalam sintesis deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA) yang berperan dalam replikasi sel. Asam folat juga dapat menyusutkan kadar omosistein dalam darah, satu jenis asam amino yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung.

Asam Folat dapat diperoleh dari sayuran daun hijau seperti daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, daun melinjo, kangkung, sawi, dll. Sebagian besar polong-polongan juga memiliki kandungan folat yang tinggi.

Omega-3

Omega yang menurut para ahli dapat memaksimalkan tumbuh kembang anak, menurunkan tekanan darah dan mengurangi penyumbatan pembuluh darah juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh ini, banyak terdapat pada ikan. Terutama pada ikan laut seperti salmon. Ikan air tawar seperti ikan gabus, ikan lele dan ikan bandeng juga mengandung omega-3, namun tidak sebanyak pada ikan laut. Di samping itu, omega-3 juga didapatkan dari tumbuhan seperti kacang-kacangan; kacang tanah, walnut, mete, kenari dan kacang tanah.

Lemak Tidak Jenuh

Bisa didapatkan dalam minyak zaitun, buah zaitun, biji-bijian (khususnya wijen putih dan hitam), dan minyak kacang. Lemak tak jenuh dapat menurunkan risiko penyakit jantung, dengan cara menyusutkan kadar kolesterol darah. Berbeda dari minyak sangat tidak jenuh (polyunsaturated fat), khasiat minyak tidak jenuh tidak mudah merosot karena proses oksidasi akibat bereaksi dengan udara dan panas pemasakan. Untuk menjauhkan diri dari ancaman penyakit jantung, sebaiknya jauhi atau hindari makanan kaya lemak jenuh, seperti daging, ayam ras, mentega, keju berlemak. Lemak jenuh memperparah penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol

Sayur dan Buah Segar untuk Jantung Sehat Anda!

Konsumsi sayuran dan buah secara teratur dapat menurunkan risiko kematian akibat jantung koroner. Disamping itu, sayuran dan buah segar memberikan perlindungan terhadap stroke. Hal ini disebabkan oleh zat kimia yang terdapat pada tanaman seperti; flavanoid, sterol dan phenol.

Buah dan sayuran memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat pada tumbuhan sudah sangat dikenal dapat menurunkan kadar kolesterol karena mampu mengangkut asam empedu, mengatur kadar gula darah serta menurunkan tekanan darah.

Bila memungkinkan gunakan minyak canola atau zaitun karena lemaknya adalah jenis lemak tak jenuh. Konsumsilah lemak yang baik buat kesehatan, misalnya, minyak dari kedelai dan ikan laut.

Kontrol kadar kolesterol

Hitunglah berapa banyak daging, susu dan kuning telur yang Anda konsumsi. Ketiga makanan tersebut mengandung kolesterol yang cukup tinggi dan sangat sering dikonsumsi.

Protein hewani dan nabati harus diseimbangkan. Konsumsi lemak jenuh seperti mentega dan daging berlemak sedikit saja. Lebih baik lagi bila mengganti daging dengan ikan.

Tak kalah penting, olah raga secara teratur pun bisa membantu Anda mengontrol kolesterol.

 

HD Trimee II

Chitosan adalah polisakarida yang telah diproses degan cara menghilangkan kulit dari kerang-kerangan seperti: udang, lobster dan kepiting dikenal memiliki kemampuan untuk mengurangi LDL (lemak jahat) dan meningkatkan HDL (lemak baik) serta meningkatkan kolesterol dalam darah. Chitosan juga mampu mengikat lemak yang ada dalam perut. Sejak lama, chitosan digunakan dalam proses menghilangkan racun dalam air. Bila ditaburkan dalam air maka kandungan zat yang berbahaya seperti minyak, pelumas, atau bahkan zat logam berbahaya dapat langsung diserap.

Chitosan, sejenis makanan yang memiliki kemampuan menyerap lemak dan minyak hingga 6-10 kali dari beratnya adalah kandungan utama HD Trimee II. Secara signifikan, chitosan megikat molekul dan mengubahnya menjadi bentuk yang tidak dapat diserap oleh tubuh. Karenanya, mengonsumsi HD Trimee II dapat membantu risiko penyakit jantung.

Incoming search terms:

Leave a Reply